STRUKTUR ORGANISASI

Kepala Badan mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana program dan kegiatan di bidang lingkungan hidup;
  2. melaksanakan program dan kegiatan di bidang lingkungan hidup;
  3. mengkoordinasikan pelaksanaan program dan kegiatan di bidang lingkungan hidup;
  4. melaksanakan pengendalian terhadap pelaksanaan program dan kegiatan di bidang lingkungan hidup;
  5. melaksanakan pembinaan pegawai di lingkungan Badan Lingkungan Hidup;
  6. melaksanakan pembinaan teknis dan administratif pada UPTB dan pejabat fungsional di lingkungan Badan Lingkungan Hidup;
  7. memonitor serta mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahan agar sasaran dapat dicapai sesuai dengan program kerja dan ketentuan yang berlaku;
  8. menilai prestasi bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan karier;
  9. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya;
  10. menyampaikan laporan hasil evaluasi, saran dan pertimbangan di bidang tugas dan fungsinya kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

Sekretariat mempunyai tugas pokok menyusun rencana kegiatan, melaksanakan, mengkoordinasikan dan mengendalikan kegiatan administrasi umum, kepegawaian, keuangan, perlengkapan dan penyusunan program.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada, Sekretariat mempunyai fungsi:

  1. pengelolaan dan pelayanan administrasi umum, kepegawaian, keuangan dan perlengkapan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi badan;
  2. pengkoordinasian pelaksanaan penyusunan program dan kegiatan di lingkungan badan;
  3. penyelenggaraan hubungan kerja di bidang administrasi dengan satuan kerja perangkat daerah terkait;
  4. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh kepala badan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Sekretaris mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana sekretariat berdasarkan rencana kerja badan;
  2. menyelenggarakan administrasi umum, kepegawaian, keuangan dan perlengkapan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi badan;
  3. mengkoordinasikan pelaksanaan penyusunan program dan kegiatan di lingkungan badan;
  4. menyelenggarakan hubungan kerja di bidang administrasi dengan satuan kerja perangkat daerah terkait;
  5. mengkoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung;
  6. menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pertimbangan karier;
  7. melaksanakan tugas kedinasan yang diberikan oleh atasan sesuai tugas pokok dan fungsinya; dan
  8. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.
  1. menyusun rencana Sub Bagian Umum dan Keuangan sesuai dengan rencana kerja badan;
  2. melaksanakan pelayanan administrasi umum, urusan dalam, urusan surat-menyurat, ketatalaksanaan dan kepegawaian;
  3. melaksanakan pengelolaan, pengadministrasian dan pembukuan keuangan badan;
  4. menyusun laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan pengelolaan keuangan badan;
  5. menyusun rencana kebutuhan dan mendistribusikan barang perlengkapan;
  6. menyiapkan bahan untuk penghapusan barang serta melakukan inventarisasi barang yang dikelola maupun dikuasai badan;
  7. mengkoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung;
  8. menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan karier;
  9. melaksanakan tugas kedinasan yang diberikan oleh atasan sesuai tugas pokok dan fungsinya;
  10. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.

Kepala Sub Bagian Penyusunan Program mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana Sub Bagian Penyusunan program sesuai dengan rencana kerja badan;
  2. menghimpun bahan dalam rangka perencanaan program, kegiatan dan anggaran badan;
  3. menyusun dan menyampaikan laporan kegiatan badan;
  4. mengkoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung;
  5. menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan karier;
  6. melaksanakan tugas kedinasan yang diberikan oleh atasan sesuai tugas pokok dan fungsinya;
  7. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.

Bidang Pengawasan dan Pengendalian mempunyai tugas melaksanakan tugas pengawasan, pengendalian dan pengembangan lingkungan hidup serta pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup.

Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud, Bidang Pengawasan dan Pengendalian mempunyai fungsi:

  1. penyusunan program dan petunjuk teknis di bidang pengawasan dan pengendalian lingkungan;
  2. pengkoordinasian dan pelaksanaan rencana program dan petunjuk teknis di bidang pengawasan dan pengendalian lingkungan;
  3. pelaporan pelaksanaan tugas di bidang pengawasan dan pengendalian lingkungan;
  4. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala badan sesuai bidang tugasnya.

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana Bidang Pengawasan dan Pengendalian sesuai dengan rencana kerja Badan;
  2. melaksanakan pengawasan dan pengendalian lingkungan;
  3. mengkoordinasikan pelaksanaan pengawasan dan pengendalian lingkungan;
  4. mengkoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung;
  5. menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan karier;
  6. melaksanakan tugas yang diberikan oleh atasan sesuai tugas pokok dan fungsinya;
  7. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.
  1. menyusun rencana Sub Bidang Penerapan AMDAL, UKL-UPL sesuai dengan rencana kerja Badan;
  2. melakukan koordinasi dalam rangka pengembangan pelaksanaan proses dan peraturan AMDAL, UKL, UPL dan SPPL;
  3. melakukan penilaian AMDAL bagi jenis usaha dan/kegiatan yang mempunyai dampak penting terhadap lingkungan hidup di kabupaten, sesuai dengan standar, norma dan prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah;
  4. memproses pemberian rekomendasi UKL dan UPL;
  5. mengkoordinasikan penyusunan pengendalian dampak lingkungan dan informasi lingkungan;
  6. melaksanakan pembinaan dan bimbingan teknis penyusunan AMDAL;
  7. menyusun penetapan hasil evaluasi AMDAL;
  8. memberikan rekomendasi ijin HO dan SIUP;
  9. melaksanakan pembinaan izin lingkungan;
  10. mengkoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung;
  11. menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan karier;
  12. melaksanakan tugas yang diberikan oleh atasan sesuai tugas pokok dan fungsinya;
  13. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.

Sub Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan, mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana Sub Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan sesuai dengan rencana kerja Badan;
  2. menyiapkan bahan koordinasi dan pelaksanaan teknis bidang pengawasan dan pengendalian lingkungan;
  3. melaksanakan pengawasan atas pengendalian kerusakan pencemaran lingkungan yang berkaitan dengan kebakaran lahan;
  4. mengawasi dan mengendalikan kerusakan lahan akibat pertanian, perkebunan, hutan tanaman dan produksi biomassa;
  5. melaksanakan koordinasi teknis bidang penegakan hukum lingkungan;
  6. melaksanakan monitoring dan penegakan hukum;
  7. mengawasi dan mengendalikan perizinan di bidang pengendalian dampak lingkungan dan pembuangan limbah;
  8. melaksanakan koordinasi dan kerja sama dengan lembaga/ instansi terkait bidang penegakan hukum;
  9. melaksanakan penegakan hukum bidang lingkungan hidup;
  10. mengkoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung;
  11. menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan karier;
  12. melaksanakan tugas yang diberikan oleh atasan sesuai tugas pokok dan fungsinya;
  13. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.

Bidang Pemantauan dan Pemulihan mempunyai tugas melaksanakan pemantauan, pengkajian dan pemulihan kualitas lingkungan.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud, Bidang Pemantauan dan Pemulihan mempunyai fungsi:

  1. penyusunan program dan petunjuk teknis di bidang pemantauan dan pemulihan kualitas lingkungan;
  2. pengkoordinasian dan pelaksanaan program bidang pemantauan, pengkajian dan pemulihan kualitas lingkungan;
  3. pelaporan pelaksanaan tugas bidang pemantauan dan pemulihan kualitas lingkungan;
  4. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh kepala badan sesuai dengan bidang tugasnya.

Kepala Bidang Pemantauan dan Pemulihan mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana Bidang Pemantauan dan Pemulihan sesuai dengan rencana kerja Badan;
  2. melaksanakan pemantauan, pengkajian dan pemulihan kualitas lingkungan;
  3. mengkoordinasikan pelaksanaan pemantauan, pengkajian dan pemulihan kualitas lingkungan;
  4. mengkoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung;
  5. menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan karier;
  6. melaksanakan tugas yang diberikan oleh atasan sesuai tugas pokok dan fungsinya;
  7. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.

Sub Bidang Pemantauan dan Pengkajian Kualitas Lingkungan mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana Sub Bidang Pemantauan dan Pengkajian Kualitas Lingkungan sesuai dengan rencana kerja Badan;
  2. melakukan koordinasi pemantauan pelaksanaan pengelolaan limbah B3;
  3. melakukan kajian, penelitian dan evaluasi terhadap terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan;
  4. melakukan inventarisasi dan identifikasi potensi sumber pencemaran dan daya dukung lingkungan serta daya tampung beban pencemaran;
  5. melaksanakan pemberian rekomendasi izin pengumpulan limbah B3 kecuali minyak pelumas/oli bekas, rekomendasi izin lokasi pengolahan limbah B3, dan rekomendasi izin penyimpanan sementara limbah B3 di industri atau usaha;
  6. melakukan pembinaan penerapan sistem manajemen lingkungan, ekolabel, produksi bersih dan teknologi berwawasan lingkungan yang mendukung pola produksi dan konsumsi yang berkelanjutan;
  7. melakukan pengkajian dan koordinasi di bidang pengendalian dan pengembangan lingkungan hidup;
  8. melakukan pemantauan dan analisis kegiatan pengendalian dan pengembangan lingkungan hidup;
  9. mengumpulkan dan menyiapkan bahan penyusunan kebijaksanaan pemberian perizinan di bidang pengendalian dan pengelolaan dampak lingkungan, pengelolaan dan/atau pembuangan limbah;
  10. melaksanakan pengkajian kualitas udara, air pada sumber air dan SDA lainnya;
  11. melaksanakan kegiatan pemantauan kualitas lingkungan dan kualitas air pada sumber air;
  12. melaksanakan kegiatan pemantauan kualitas udara ambient dan emisi sumber bergerak dan tidak bergerak;
  13. melaksanakan penetapan kelas air pada sumber air dan upaya penaatan persyaratan yang tercantum dalam izin pembuangan air limbah ke air atau sumber air;
  14. melaksanakan pemberian perizinan pembuangan air limbah ke air atau sumber air, dan pemanfaatan air limbah ke tanah untuk aplikasi pada tanah;
  15. mengkoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung;
  16. menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan karier;
  17. melaksanakan tugas yang diberikan oleh atasan sesuai tugas pokok dan fungsinya;
  18. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.

Sub Bidang Pemulihan Kualitas Lingkungan, mempunyai tugas:

  1. menyusun rencana Sub Pemulihan Kualitas Lingkungan sesuai dengan rencana kerja Badan;
  2. menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan teknis bidang pemulihan kualitas lingkungan;
  3. melakukan koordinasi pelaksanaan pemulihan akibat pencemaran limbah B3, pelaksanaan sistem tanggap darurat, serta penanggulangan kecelakaan limbah B3;
  4. mengumpulkan dan menyiapkan bahan untuk menyusun kebijaksanaan teknis program pemulihan kualitas lingkungan;
  5. melaksanakan pengkajian batasan-batasan dan kondisi lingkungan hidup yang dikategorikan sebagai kondisi yang memerlukan tindakan pemulihan kualitas lingkungan serta merancang tindakan yang diperlukan;
  6. melaksanakan koordinasi penetapan lokasi untuk pengelolaan konservasi laut;
  7. mengatur, mencegah dan mengendalikan pencemaran dan kerusakan wilayah kawasan pesisir;
  8. melaksanakan inovasi pengembangan metode pemulihan kualitas lingkungan hidup;
  9. menyiapkan bahan koordinasi pemulihan kualitas air pada sumber air dengan melibatkan penanggung jawab usaha/ kegiatan dan masyarakat;
  10. melaksanakan koordinasi pemulihan kualitas udara ambient perkotaan dengan program langit biru dan penataan ruang terbuka hijau;
  11. melaksanakan koordinasi pelaksanaan rehabilitasi lahan dan konservasi SDA dengan keanekaragaman hayati;
  12. melaksanakan koordinasi pembinaan dan pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan pengetahuan dan peran serta masyarakat;
  13. engkoordinasikan bawahan agar terjalin kerjasama yang baik dan saling mendukung;
  14. menilai hasil kerja bawahan untuk bahan pengembangan karier;
  15. melaksanakan tugas yang diberikan oleh atasan sesuai tugas pokok dan fungsinya;
  16. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.
  1. UPTB adalah unit pelaksana teknis badan yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian kegiatan teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang;
  2. Kegiatan teknis operasional sebagaimana dimaksud, adalah tugas untuk melaksanakan kegiatan teknis yang secara langsung berhubungan dengan pelayanan masyarakat;
  3. Kegiatan teknis penunjang sebagaimana dimaksud, adalah melaksanakan kegiatan untuk mendukung pelaksanaan tugas badan;
  4. Pengaturan tentang UPTB mengenai nomenklatur, jumlah dan jenis, susunan organisasi, tugas dan fungsi ditetapkan dengan Peraturan Bupati tersendiri
  1. Jabatan Fungsional ditetapkan berdasarkan keahlian dan spesialisasi yang dibutuhkan sesuai dengan prosedur ketentuan yang berlaku;
  2. Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas badan sesuai dengan keahlian dan kebutuhan;
  3. Kelompok Jabatan Fungsional terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang diatur dan ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan;
  4. Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk oleh Kepala Badan;
  5. Jumlah tenaga fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja;
  6. Jenis dan jenjang jabatan fungsional diatur berdasarkan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku;
  7. Pembinaan terhadap tenaga fungsional dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.